Seberapa Pentingnya Brand Positioning dan Brand Awareness untuk Suatu Produk? Biar Produk Lo Nggak Cuma “Lewat di Timeline” Doang

Seberapa Pentingnya Brand Positioning dan Brand Awareness untuk Suatu Produk? Biar Produk Lo Nggak Cuma “Lewat di Timeline” Doang

  • October 20, 2025
  • |
  • Oleh Tim Axeel

Zaman Banyak Brand Tapi Gak Semua Diingat

Pernah gak sih lo ngerasa udah launching produk dengan desain kece, rasa oke, dan promo besar-besaran, tapi tetap aja orang gak ngeh kalau brand lo tuh eksis?
Yap, itu karena lo belum punya brand positioning yang kuat dan brand awareness yang nempel di kepala audiens.

Di era digital yang serba cepat kayak sekarang, orang tiap hari diserang ribuan konten iklan. Kalau brand lo gak punya posisi jelas di pasar, atau gak dikenal sama target audience, ya… produk lo bakal ke-skip begitu aja.

Nah, di artikel ini kita bakal bahas secara santai tapi dalam:

  • Apa itu brand positioning dan brand awareness
  • Kenapa dua hal ini krusial banget buat kesuksesan produk
  • Gimana cara bikin strategi positioning dan awareness yang nancep di benak konsumen

Yuk, kita bedah satu-satu biar lo gak cuma punya brand, tapi juga brand yang hidup di kepala orang.

 

 Apa Itu Brand Positioning dan Brand Awareness?

Sebelum ngebahas jauh, lo harus paham dulu definisi dasarnya.

 Brand Positioning: Siapa Lo di Mata Pasar

Brand positioning adalah cara lo “menempatkan diri” di benak konsumen.
Gampangnya gini: kalau orang mikir “cari smartphone flagship,” yang muncul di kepala mungkin iPhone atau Samsung. Kalau “minuman energi,” langsung kebayang Extra Joss atau Kratingdaeng.

Nah, posisi kayak gitu gak kebentuk secara instan. Itu hasil dari strategi komunikasi dan pengalaman konsumen yang konsisten banget selama bertahun-tahun.

Brand positioning nentuin:

  • Target pasar lo siapa
  • Nilai unik (value proposition) apa yang lo tawarkan
  • Kenapa orang harus milih produk lo dibanding pesaing

Jadi, kalau lo jual produk yang “mirip banget sama brand lain,” tanpa posisi yang beda, ya kemungkinan besar bakal tenggelam di tengah pasar.

 

Brand Awareness: Seberapa Dikenalnya Lo di Dunia Nyata (dan Dunia Maya)

Sementara itu, brand awareness adalah tingkat seberapa kenal orang sama brand lo.
Kalau orang tahu logo, tagline, atau warna khas produk lo tanpa harus mikir keras, berarti awareness lo udah tinggi.

Contoh:

  • Dengar kata “hijau muda” langsung inget Gojek
  • Lihat warna merah bold, langsung kebayang Coca-Cola
  • Dengar kalimat “Taste the Feeling,” gak salah lagi itu tagline Coke

Awareness penting banget karena tanpa itu, strategi marketing lo kayak ngomong ke tembok  gak ada yang dengerin.

 

Kenapa Brand Positioning dan Brand Awareness Penting Buat Produk Lo

Buat lo yang baru mulai bisnis, mungkin mikir: “Yang penting kan jualan laku dulu?”
Eits, gak salah, tapi itu mindset jangka pendek. Tanpa positioning dan awareness, lo bakal capek banget ngiklan terus tapi gak pernah punya pelanggan loyal.

 1. Biar Lo Gak Kehilangan Arah di Pasar

Bayangin lo jual baju streetwear, tapi pesan brand lo gak jelas. Kadang lo tampil elegan kayak Zara, kadang edgy kayak Supreme. Audiens lo bakal bingung, “Sebenernya brand ini mau ke arah mana sih?”

Dengan positioning yang kuat, lo punya kompas buat ambil keputusan bisnis:

  • Gaya konten kayak apa yang cocok
  • Harga ideal buat target pasar
  • Channel promosi mana yang efektif

Brand positioning itu semacam “identitas” yang bikin lo gak goyah tiap liat tren baru.

 

 2. Awareness Bikin Penjualan Jadi Lebih Mudah

Menurut data Nielsen, 60% konsumen lebih cenderung beli produk dari brand yang mereka kenal.
Artinya, kalau orang udah aware sama lo, mereka gak akan mikir lama buat checkout.

Awareness juga bikin lo dapet efek “word of mouth.” Misal, orang udah sering liat konten lo di TikTok, terus temennya nanya rekomendasi, dia bakal bilang:

“Eh, coba deh beli di brand itu, sering lewat FYP gue.”

Dan boom! Lo dapet pelanggan baru tanpa keluarin biaya iklan tambahan.

 

 3. Positioning dan Awareness Bikin Lo Bisa Naik Harga

Yes, ini keuntungan yang sering diremehin.
Brand dengan positioning yang kuat bisa jual produk dengan harga lebih tinggi tanpa kehilangan pelanggan.

Kenapa? Karena orang gak cuma beli produk, tapi juga nilai dan pengalaman yang lo jual.
Contoh simpel: kopi di kafe bisa Rp30 ribu, padahal bahan dasarnya sama kayak kopi sachet Rp3 ribu di warung. Tapi experience dan persepsi brand-nya beda jauh.

Kalau lo bisa bangun positioning yang keren dan awareness tinggi, orang bakal rela bayar lebih karena ngerasa “worth it.”

 

 4. Meningkatkan Loyalitas dan Retensi Pelanggan

Brand awareness gak berhenti di “orang tahu lo.” Tujuan akhirnya adalah “orang tetap pilih lo meski banyak pilihan lain.”

Positioning yang kuat bantu lo bikin koneksi emosional sama pelanggan. Misalnya:

  • Brand lo punya nilai sustainability → audiens peduli lingkungan bakal loyal
  • Brand lo friendly dan lucu → cocok buat Gen Z yang suka konten ringan
  • Brand lo eksklusif → bikin pelanggan ngerasa keren punya produk lo

Kalau orang udah merasa cocok sama vibe dan nilai brand lo, mereka gak gampang pindah ke kompetitor.

 

 Cara Membangun Brand Positioning dan Brand Awareness yang Nancep di Kepala Audiens

Oke, sekarang bagian paling penting: gimana caranya biar dua hal ini bisa lo bentuk dengan efektif.

 

 1. Tentuin Target Audiens Secara Spesifik

Lo gak bisa bikin positioning yang kuat kalau gak tahu siapa yang lo ajak ngomong.
Daripada bilang “targetnya semua orang,” mending spesifik kayak:

“Perempuan usia 20–28 tahun yang aktif di media sosial, suka traveling, dan aware sama produk lokal.”

Dengan definisi sejelas itu, lo bisa nyesuain tone komunikasi, visual brand, bahkan warna logo biar resonate sama mereka.

 

 2. Temukan Value Unik yang Gak Dimiliki Kompetitor

Tanya ke diri lo sendiri: “Kenapa orang harus beli produk gue, bukan yang lain?”

Mungkin lo punya:

  • Harga lebih kompetitif
  • Bahan lebih premium
  • Desain lokal dengan sentuhan modern
  • Pelayanan after-sales yang ramah

Kalau udah nemu, tonjolkan itu di setiap kampanye marketing lo. Jadikan value itu inti dari positioning brand.

 

 3. Konsisten di Semua Channel

Kesalahan paling sering: brand ngomong beda-beda di tiap platform.
Di Instagram tampil elegan, di TikTok jadi receh, di website malah formal banget. Audiens jadi bingung: “Ini brand serius atau lucu sih?”

Konsistensi adalah kunci awareness. Gunakan tone of voice, warna, dan gaya visual yang sama di semua platform.

 

 4. Kolaborasi dan Storytelling

Orang gak suka dijualin produk, tapi mereka suka cerita.
Bikin konten yang nunjukin perjalanan brand lo — dari awal dibangun, tantangan yang dihadapi, sampai testimoni pelanggan.

Kolaborasi juga penting buat ningkatin exposure. Misalnya kerja sama bareng influencer lokal atau komunitas relevan. Tapi inget, pilih yang sesuai dengan positioning lo.

 

 5. Optimalkan Strategi Digital Marketing

Biar awareness naik cepat, lo perlu digital presence yang kuat.
Gunakan SEO biar website lo nongol di Google, aktif di media sosial dengan konten yang engaging, dan pertimbangkan iklan berbayar (ads) buat dorong exposure.

Kalau lo pengen strategi digital yang lebih rapi dan terarah, bisa kerja bareng tim profesional kayak Axeel Technology — digital agency asal Surakarta yang udah bantu banyak brand ningkatin awareness dan positioning lewat strategi branding & digital marketing yang adaptif banget buat Gen Z dan UMKM.

 

Brand Bukan Sekadar Logo, Tapi Janji yang Ditepati

Brand positioning dan awareness bukan cuma teori marketing, tapi fondasi buat bangun bisnis jangka panjang.
Kalau positioning lo kuat dan awareness lo tinggi, produk lo gak akan cuma “dikenal,” tapi juga “dipilih.”

Jadi mulai sekarang, jangan cuma fokus jualan.
Bangun cerita, persepsi, dan pengalaman yang bikin orang inget sama brand lo bahkan tanpa harus liat iklan.

Karena pada akhirnya, bukan siapa yang paling sering posting, tapi siapa yang paling kuat nempel di kepala dan hati audiens.

Dan kalau lo pengen bantu profesional buat ngebentuk positioning dan awareness yang bener-bener ngegas, lo bisa kerja bareng Axeel Technology — partner digital marketing yang siap bantu brand lo jadi top of mind di dunia digital.

Cek lebih lanjut di www.axeeltechnology.com dan lihat gimana banyak brand udah naik level lewat strategi branding yang cerdas dan relevan buat era Gen Z.